Jaminkan BPKB, Begini Cara Perhitungan Gadai BPKB Mobil di Pegadaian

perhitungan gadai bpkb mobil di pegadaian

Jaminkan BPKB, Begini Cara Perhitungan Gadai BPKB Mobil di Pegadaian – Melakukan pinjaman tidak hanya melalui bank, namun juga dapat melalui beberapa lembaga keuangan bukan bank atau LKBB yang sudah terdaftar atau dalam pengawasan resmi pemerintah. Sehingga prosedurnya pun tentunya sangat terjamin keamanannya. Salah satunya adalah melalui lembaga pegadaian.

Dimana Anda tentunya perlu melakukan penggadaian suatu barang atau hak lain uang memenuhi syarat untuk dijaminkan agar Anda dapat melakukan pinjaman. Jika segala persyaratan telah memenuhi, maka kredit dengan gadai mobil di pegadaian pun dapat dicairkan.

Untuk pembayaran rutin selanjutnya biasa disebut dengan angsuran kredit. Dimana angsuran kredit merupakan jumlah pinjaman ditambahkan  dengan bunga yang dibebankan kepada nasabah atas pinjaman yang telah diberikan pihak pegadaian.

Umumnya para nasabah tidak terlalu mengambil pusing dengan jumlah bunga yang ajan dibebankan, namun pada kenyataannya suku bunga sangatlah berpengaruh terhadap nilai total pinjaman.

Metode Perhitungan Gadai Bpkb Mobil di Pegadaian

perhitungan gadai bpkb mobil di pegadaian

Didasarkan pada jenis kredit itu sendiri, cara perhitungan bunga nya pun berbeda-beda. Tergantung pada jenis kreditnya maka perhitungannya pun mengikuti kebijakan jenis tersebut. Sebagai contoh untuk perhitungan gadai mobil resmi di pegadaian akan berbeda dengan perhitungan gadai menggunakan emas atau batang sejenis.

Pada umumnya, jenis-jenis bunga pinjaman yang ditawarkan baik oleh bank ataupun lembaga bukan bank sangatlah beragam. Berikut adalah salah dua jenis perhitungan bunga dengan menggunakan jaminan BPKB atau gadai mobil dan cara menghitungnya.

Perhitungan Gadai BPKB Mobil Di Pegadaian Dengan Bunga Flat

perhitungan gadai bpkb mobil di pegadaian

Jenis perhitungan bunga yang satu ini cukup terbilang mudah dan sederhana, jenis perhitungan ini biasanya merupakan yang sering Anda jumpai pada berbagai brosur kredit agunan kendaraan bermotor. Biasanya Anda akan disuguhkan kolom berisi angsuran yang harus dibayar setiap bulannya yang berlaku hingga kredit lunas atau hingga akhir pinjaman.

Pada jenis perhitungan perhitungan gadai BPKB mobil di pegadaian tipe ini, nilai bunga dengan plafon akan dihitung secara imbang sesuai dengan tenor pinjaman atau jangka waktu. Sebagai contoh Saudara A mengajukan kredit agunan dengan BPKB mobil sebesar 24 juta dalam kesepakatan waktu pelunasan 12 bulan serat dibebankan bunga pinjaman sebesar 10% setiap tahunnya. Adapun biaya angsuran nya adalah sebagai berikut.

Jumlah pinjaman : Rp. 240 juta

Bunga per tahun  :10%

Jangka waktu     : 12 bulan

Cicilan pokok : Rp. 240 juta dibagi 12 bulan = Rp 20 juta/bulan

Bunga: (Rp 240 juta X 10%) : 12 bulan = Rp 2 juta

Maka angsuran yang harus dibayar setiap bulan adalah Rp 20 juta + Rp 2 juta = Rp 22 juta.

Dengan demikian, setelah dihitung dengan perhitungan bunga flat maka angsuran tersebut yang harus dibayar oleh Saudara A hingga lunas adalah sebesar 22 juta rupiah untuk setiap bulannya. Karena jenis perhitungan yang sederhana maka nilai angsuran hasil perhitungan gadai BPKB mobil di pegadaian tidak akan mengalami perubahan atau akan tetap hingga jangka waktu yang telah disepakati selesai.

Perhitungan Dengan Bunga Efektif

Bunga efektif adalah jenis perhitungan gadai nilai bunga semakin lama jumlah angsurannya akan semakin sedikit. Penerapan bunga angsuran dalam jenis ini dihitung sesuai dengan sisa jumlah total pinjaman. Biasanya untuk perhitungan ini umumnya kan dibebankan untuk kredit jangka panjang seperti kredit jnvestasi  KPR atau modal kerja.

Sebagai contoh, Saudara B hendak mengajukan pinjaman sebesar 240 juta rupiah dengan menggadaikan BPKB mobil. Maka angsuran yang harus dibayar dengan perhitungan gadai BPKB mobil di pegadaian diterapkan menggunakan rumus SP X i X (30/360).

Keterangan :

SP : Saldo pokok pinjaman dari bulan sebelumnya

i : suku bunga setiap tahunnya

30 : jumlah hari dalam satu bulan

360 : jumlah hari dalam setahun

Adapun cara berhitungnya adalah sebagai berikut.

Pokok pinjaman : Rp 240 juta

Bunga : 10% per tahun

Jangka waktu kredit : 24 bulan

Angsuran bulan ke- 1 = Rp 240 juta X 10% X (30hari/360 hari) = Rp 2 juta

– Angsuran pokok ditambah bunga pada bulan ke 1 = Rp 10 juta + Rp 2 juta = Rp 12 juta.

Angsuran bulan ke – 2 = Rp 230 juta X 10% X (30 hari/360 hari) = Rp 1.191. 666.67

– dan seterusnya.

Dengan demikian semakin lama makan semakin kecil jumlah angsuran yang harus dibayar apabila menggunakan jenis perhitungan gadai BPKB mobil di pegadaian untuk teknik efektif.

Itulah beberapa cara menghitung pinjaman dengan menggadaikan BPKB kendaraan bermotor. Semoga bermanfaat.