Cari Tahu Yuk Bagaimana Metal 3D Printer Bekerja

Bagaimana Metal 3D Printer Bekerja

Banyak para ahli mengatakan bahwa kemajuan teknologi mesin – mesin sangat cepat, dapat dengan mudah didapatkan, serta dapat memberikan dampak besar terhadap industri manufaktur dan jasa. Pada industri otomotif misalnya, sudah banyak mencetak suku cadang kendaraan menggunakan printer metal 3D ini. Bahkan departemen energi bersama laboratorium nasional Oak Ridge baru – baru ini menciptakan replika mobil klasik Amerika menggunakan printer 3D. Bagaimana metal 3D printer bekerja? Pertanyaan ini sering sekali dipertanyakan; untuk menjawab pertanyaan tersebut simak ulasan berikut.

Cara Kerja Metal 3D Printer

Cara Kerja Metal 3D Printer

Pada dasarnya cara kerja printer 3D metal ini sama saja dengan printer inkjet konvensional, bedanya 3D printer yang digunakan bukanlah tinta tetapi bahan metal sehingga menjadi sebuah objek yang diinginkan. Prinsip utama mesin ini yakni membutuhkan data 3 dimensi atau dalam dunia teknik bisa disebut Computer Aided Design (CAD). CAD merupakan aplikasi yang mampu menampilkan data 3D. Metal 3D printer ini menganut teknologi additive manufacturing dimana object membentuk layer per layer material dan tidak membuang material yang ada. Berikut cara kerja metal 3D printer:

1. Model Objek 3D

Cara kerja yang pertama adalah membuat model 3D. Software khusus diperlukan untuk membuat jenis model ini. Software yang bisa digunakan misalnya solidwork, catia, delcam, dan lain sebagainya. Dengan Anda sudah membuat desainnya maka printer 3D akan tahu akan membuat apa.

2. Proses Printing

Selanjutnya jawaban bagaimana metal 3D printer bekerja akan terjawab pada proses ini. Jika model sudah dibuat maka selanjutnya adalah printing 3D menggunakan mesin metal 3D printer. Lamanya proses ini tergantung dari besarnya dan ukuran model produk. Prinsip dasar yang dipakai dalam proses ini adalah Additive Layer dimana dalam rangkaian prosesnya mesin akan membaca rancangan kemudian mulai menyusun lapisan secara berturut – turut. Selanjutnya model digital digabungkan secara otomatis untuk membentuk susunan yang utuh.

3. Finishing

Tahap ini merupakan tahap penyempurnaan, dimana bagian – bagian kompleks yang disebabkan oleh ukuran yang berbeda dari yang diinginkan bisa diberi sentuhan akhir sehingga sesuai keinginan. Untuk mendapatkan hasil akhir yang sempurna, diperlukan teknik tambahan, yaitu teknik multiple material atau material yang berbeda dan multiple color atau kombinasi warna, sehingga hasil benar-benar sesuai yang diharapkan.

4. Teknik Multi Jet Modelling

Bagaimana metal 3D printer bekerja? Teknik ini bekerja sama dengan injek printer. Prosesnya dimulai dengan menyebarkan sebuah layer dari resin powder lalu menyemprotkannya pada lem dengan berbagai warna yang kemudian akan mengeras pada sebuah layer. Teknik ini sangat bermanfat sekali sebab cepat prosesnya dan menyediakan banyak warna.

5. Teknik Fused Deposition Modeling

Teknik ini adalah teknik yang menggunakan bahan dari muzzle yang dipanaskan. Bahan ini nantinya akan berpindah horizontal dan vertikal yang diatur olek digital printing. Ketika material keluar maka nozzle tersebut akan mengeras dan menghasilkan apa yang Anda inginkan.

6. Teknik file STL

Hasil dari objek yang sudah dibuat nantinya akan disimpan dengan menggunakan STL file. STL file itu sendiri merupakan salah satu format printer 3D metal modeling yang membuat printer 3D metal X dapat membuat tugasnya dengan nyaman dan efektif untuk memotong pada layer ketika akan di print.

Itulah tadi bagaimana metal 3D printer bekerja, ada proses terbentuknya hingga teknik yang digunakan pada printer metal 3D. Saatnya Anda menggunakan printer metal 3D ini  untuk mempermudah produksi perusahaan Anda. Tunggu apalagi? Gunakan sekarang juga, dan rasakan hasilnya yang efektif.